Jenis-Jenis Kerupuk di Indonesia

Kerupuk merupakan cemilan atau makanan ringan yang lazimnya berupa adonan dari tepung tapioka dan orang jamak mencampurnya dengan bahan lain agar lebih bercitarasa, misalnya ditambah udang atau ikan.

Ada begitu banyak jenis kerupuk yang kita semua kenal dan semuanya menjadi cemilan favorit. Bagaimana tidak? Bagi masyarakat Indonesia tanpa kehadiran kerupuk di saat menikmati makan berat itu bagaikan “sayur tanpa garam”–seperti ada yang kurang.

Jenis-Jenis Kerupuk di Indonesia

Berikut beberapa jenis kerupuk yang bisa kami uraikan.

[1] Kerupuk Bawang

Kerupuk bawang dibuat dari tepung tapioka ditambah dengan bawang putih. Kerupuk ini beraroma khas, memiliki citarasa gurih sangat cocok menjadi teman nasi.

[2] Kerupuk Udang

Ada jamak kerupuk udang dengan ukuran yang beraneka ragam; kecil, lebar. Kerupuk udang umumnya disuguhkan untuk menjadi makanan tambahan dalam masakan serupa rawon, soto, hingga nasi pecel.

[3] Kerupuk Putih

Ini dia … Kerupuk sejuta umat sejak zaman nenek moyang kita dulu! Kerupuk putih adalah cemilan paling umum di Indonesia. Hampir seluruh warung makan yang ada di setiap daerah baik desa ataupun kota menyediakan kerupuk putih dalam kaleng besi yang khas –biasa disebut dengan, “blek”.

[4] Kerupuk Rambak

Orang Sunda menyebutnya dengan, “dorokdok”. Kerupuk ini terbuat dari kulit sapi. Walaupun terkesan tebal kerupuk rambak atau dorokdok ini cukup kriuk saat digigit bahkan langsung lumer di lidah ketika digigit. Kerupuk rambak jamak dijumpai di rumah makan Padang.

[5] Kerupuk Seblak

Kerupuk Seblak kerap dihidangkan di rumah makan dan warung dan tidak jarang pula dipasarkan oleh pedagang keliling. Ada dua jenis seblak; basah dan kering. Kerupuk seblak basah memiliki tekstur kenyal dan rasanya pedas menyegarkan. Sebagai variasi, kini terdapat rasa serta bahan tambahan serta kemasan.

Adapun untuk varian seblak kering, proses penyajian atau produksinya tidak jauh berbeda dengan proses membuat kerupuk pedas–seperti; basreng (baso goreng), ceker goreng, makaroni, kerupuk pedas, kerupuk mi pedas dan lain-lain.

Proses membuat seblak basah dilakukan dengan cara menambah kuah pedas gurih yang ditambah kencur agar mengeluarkan aroma yang khas.

Kerupuk Seblak Kering Pelem D2Y bisa dipesan di Kios Cemilanku Bandung dan Soreang sekarang juga.
KERUPUK SEBLAK KERING D2Y PELEM

Salah satu dari sekian banyak varian jajanan kerupuk seblak kering yang dapat kamu nikmati sebagai cemilan adalah Pelem D2Y. Cemilan dari UMKM Kabupaten Bandung ini memiliki 3 (tiga) varian rasa;

  1. Original,
  2. Pedas dan
  3. Sedang.

Jenis-Jenis Kerupuk di Indonesia

Kerupuk Seblak Kering D2Y memiliki berat bersih 105 gram per bungkusnya. Sudah mengantongi ijin Dinkes P-IRT dan dikemas dengan kemasan moderen alumunium foil (standing pouch).

Komposisi dari Kerupuk Seblak Kering D2Y antara lain; kerupuk, minyak goreng, kacang, bumbu rempah-rempah.

Itulah sekilas informasi mengenai Jenis-Jenis Kerupuk di Indonesia, masih banyak yang belum diuraikan namun semoga tulisan ini mampu menambah wawasan Anda tentang kerupuk yang layak untuk dicoba.

Jenis-Jenis Kerupuk di Indonesia
Ditag di:                    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X